Share

Senyuman hangat itu selalu buatku teringat akan kehangatan yang dia berikan untukku..

cynthia andythia, hujan mengiringi perjalananmu di weekend ini..
tetaplah tegar terus berjalan kemana kau mau..
namun ingat lah akan dirinya disana yang selalu hrpkan hadirmu didekatnya..
lihatlah ke belakang dimana orang yang kau sayang merindukan senyuman yang biasa kau berikan untuk mereka yang mengharapkan bahagiamu..

lihat kanan kirimu yang mengulurkan tangan, berharap gapaian tanganmu dapat diraih olehnya..

'thya, detak jantungmu tak seperti biasa ku rasa.. berbeda saat ini..'
'dengar aq sayang, aq disini tunggu kamu.'
'banguun dari tidurmu skarang..'
'jangan tinggalin aq lagi..'

seruan demi seruan, harapan yang diucapkan dari mulut memecahkan keheningan di ruangan keciil dilegkapi infusan dan alat kedokteran lainnya.

cynthia andythia, keluargany sedang mengalami goncangan yang sangat dasyat..
terlihat seorang pria yang temaninya sedari awal dia masuk rumah sakit ini..

Kamis, 17 Maret 2011
semua dikejutkan dengan tergeletaknya seorang perempuan itu di area tempat kerja..
'bawa ke rumah sakit.'
'hubungi keluarganya.'
'cepat tolong dia.'

seketika itu juga dibawa tubuh mungil itu ke rumah sakit terdekat..
tak ada jawaban darinya. tidak terbuka sama sekali mulut itu.
bibirnya yang tipis tetap tenang tersenyum tanpa berikan kepastian..
dokter dan perawat berupaya bangunkan dia, namun belum ada tanda bahwa dia sadar.

semua menunggu diruang tunggu dimana doa terus diucapkan..

'dia sudah melewati masa kritisnya'
'syukurlah.'
'alhmdulillah.'

senyum kebahagian terlihat dibibir mereka.
namun tak sebahagia pria disudut ruangan itu..
galih prasojo, dia yang lebih mengetahui tentang wanita di dalam sana.
darii semua yang sudah diceritakan padanya..
dia hanya terdiam, menunggu keajaiban itu datang..
Terlihat dari kejauhan, air matanya menetes..

1 tetes, 2 tetes..
Kesedihannya teramat dibanding kawan yang lain..

namun dia tetap diam disana, tak bergabung, tak ikut tersenyum seperti yang lain..



'ya Allah, kalau Engkau berikan aq waktu bersamanya lagi, biarkan aq mencintai dia seperti dia mencintaiku, biarkan air matanya tidak terurai karna kekecewaannya padaku. Jangan biarkan dia sendiri melewati semuanya, aq bersedia temani dia, selaku bersamanya, berikan aq jawaban Ya Allah, biarkan aq memperbaiki semuanya, menjadikan indah pada akhirnya, karna ku tak mau kehilangan dirinya. Dengarkan doaku Tuhan, lihat air mataku ini Tuhan biar Engkau berikan jawaban untukku.. Amin.'



sehari berlalu, dua hari berlalu, cynthia masih terbujur di tempat tidur itu..

belum ada satu kata terucap dri bibirnya..

dia koma, yaa.

malam hari setelah keberangkatannya kerumah sakit, dia koma, kondisinya makin drop.. Semua panik tapi tetap setia lantunkan doa untuknya..


hanya galih yang setia dari saat dia terima kabar tentang cynthia, sampai saat ini berada di jejeran kursi paling sudut, dan sesekali melihat perempuan yang disayanginya dari kaca kamar itu.


tetap diluar dan tidak berani menginjakan kaki melwati pintu itu..

walau sesungguhnya hati ingin sekali melihat perempuan cantik itu dari dekat, melihat wajahnya, mendengar detak jantungnya, merasakan nafasnya, namun tak bisa..

dia tak diizinkan melihat thya oleh keluarganya..

hanya sendiri menanti keajaiban, terus berdoa berurai air mata..


sampai Sabtu pagi, 19 Maret 2011..

'galih, lihat aq, temui aq, aq kangen sama km, aq sayang km.'

galih terbangun dari tidurnya, merasa bahwa suara itu bukan dalam mimpi tapi terdengar persis di telinga..

segera dirinya masuk ke kamar 2911 tanpa nemikirkan larangan orangtua cynthia.



'sayang, kamu harus kuat, aq dsini, aq akan slalu jaga kamu, percaya aq, lihat orang orang yang terus mengharapkan kehadiranmu lagi. Senyumanmu indah sayang, aq mau lihat kamu berikan itu pada ku dan semua yang ada disini..'


'dia tersenyum' teriak Gyna dengan senangnya..
semua tersenyum dalam tangisan tapi tak berlangsung lama, senyum itu menghilang dan menetes air mata di pipinya yang mungil itu..


'tidaaaaaaaaaaaaak..' galih paling histeriis.

dengan keyakinan bahwa thya akan kembali, galih menggerak gerakan tubuh thya menantii jawaban..

tapi sia sia..


kesediihan terpancar di wajah tiap tiap person..

menangis, penuh kehancuran..

galiih tak kuasa melihat dan merasakan semua itu..

dia marah pada dirinya sendiri



'kanker otak.'
itu yang terucap di bibir sang dokter ketika semua berakhir..

'sudah lama dia menderita penyakit itu, sampai dia tidak mampu menahannya lagi.'



19 Maret 2011, 15.00 
dikembalikan dirinya ketempat dimana dia didatangkan..


kesedihan merajai kediaman cynthia sampai di pemakaman..

tetap galih yang setia menunggunya, menemaninya sampai akhir kubur itu tertutup tanah dan semua orang pergi tinggalkan dirinya berdua dengan orang yang dia cintai..
every breath i love you Full View

HOME | ABOUT

Copyright © 2011 andromeda | Powered by BLOGGER | Template by 54BLOGGER